Izinkan dalam diam

anef cinta
Tak ada secuilpun keindahan syairku menandingimu, Kekasih Hati. Sekalipun telah kuperas seluruh sari kata dari tempurung kepala. Yang terdengar hanya balada cengeng dari pujangga kacangan. Meski sudah kusajikan ribuan kata-kata dalam cawan terindah. Meski sebelumnya telah diberkati dewa-dewi cinta di altarnya yang pongah. Takkan mampu menandingi cantik jiwamu.
Mungkin kukantongi saja kata yang menetas tak pantas untukmu. Dan ijinkanku mengecup bibirmu dalam diam.

5 thoughts on “Izinkan dalam diam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s