I’m sorry my love

Aku terpaksa melepaskanmu,
Setelah sekian lama aku memendam rasa terhadapmu..
Aku tidak punyai kekuatan untuk meluahkan perasaanku padamu,
Aku harap engkau akan mengerti perasaanku ini,
Tapi seribu kali sayang,
Impian hanyalah impian,
Bagai menanti buah yang tak akan gugur dari langit,
Aku beralah,
Kerana aku tahu,
Ada seseorang yang lebih menyayangi dirimu,
Lebih dariku..
Kerana pernah menyukaimu,
Kerana pernah menyayangimu,
Kerana pernah merinduimu,
Kerana pernah mencintaimu dalam diamku,
Tapi kini,
Ku biarkan ia berlalu,
Bersama-sama titisan air hujan,
Yang turun membasahi bumi,
Seperti mana membasahi jua hatiku ini..
Ku harap,
Engkau berbahagia,
Bersama si dia yang tercipta untukmu..
Biarlah aku di sini,
Terus menanti,
Dan terus mencari,
Andai ada jodohku,
Ada lah si dia untukku,
Semoga Allah perkenankan doaku ini.
anef cinta iMutz

Maafkan aku yang telah mencintaimu…
Maafkan aku……
Seperti biasanya aku selalu mengecek e-mail masuk aku setiap pagi.
Tak ada yang istimewa,sama seperti sebelumnya.
Sebelum hadirnya dia dalam hidupku, aku tetap seperti biasa saja. Semuanya terasa wajar saja buatku. Tak ada yang spesial sama seperti hari-hari sebelumnya.
Waktu berputar begitu saja tanpa aku sadari…
Suatu waktu entah kapan tepatnya.. seperti biasa aku melakukan kegiatan rutinku. E-mail demi e-mail aku baca.
Sebuah e-mail yang tak bosan -bosannya aku baca berulang kali.
E-mail yang menyatakan kekagumannya kepadaku atas hasil karya aku di sebuah situs terkenal di dunia maya.
Oh…masih adakah yang menyadari kehadiranku di dunia ini. Itu yang selalu kurasakan sampai saat ini.
Aku mengenalnya lewat sebuah situs video terkenal di dunia maya.
Ada sesuatu yang aneh yang kurasakan tentangnya yang masuk kedalam pikiranku.
Aku mulai becanda,bercerita,bahkan curhat padanya.Tak ada hari ku lewati tanpa e-mail darinya.Diapun demikian,walau sesibuk apaun dia selalu saja menyempatkan untuk mengirimkan e-mail kepadaku. Seperti layaknya sepasang manusia yang sedang kasmaran kami bertukar no hp semuanya terjadi sewajarnya. Memang sejak awal kami selalu memanggil satu sama lain dengan kata sayang. Kami saling mencurahkan perhatian kami. Dan sampai suatu ketika ketika aku merasa diriku terlalu jatuh.Aku mengeluarkan kata-kata yang tak pantas ku ucapkan padanya.
Aku mulai terbiasa dengan semua yang ada padamu…keluh kesahmu dan derita batinmu…
Dimataku kamu bukan sekedar teman biasa….
Dimataku kamu punya makna tersendiri…
Entah apa…. aku masih belum mengerti….
Bersyukur aku bisa mengenalmu yang bagiku kamu mempunyai makna terdalam di hatiku….
Hingga aku merenungkannya dimalam ini…disuasana hati yang aku tidak mengerti apa arti semua ini…
Ya…aku telah jatuh cinta padanya…
Aku pun tau jawabnya..walau dia tak mengatakannya.
Hubungan kami pun berlanjut tanpa ada status. Lama kelamaan hal itu pun tampak semakin jelas. Kami saling cinta satu sama lain.
Aku hanya tak ingin dia terluka karena aku.
Aku hanya ingin membahagiakannya dari pelik hidupnya.
Hanya itu…
Dan tampaknya itulah kesalahan ku yang paling besar yang telah aku lakukan padanya.
Dan hari ini saat aku menuliskan kisah ini, aku tak tau nasib hubungan aku dengannya….Atau apakah aku yang masih tak mau tau dengan semua keadaan ini.
Mungkin waktu telah memberikan jawabannya untukku, mungkin waktu telah berusaha menjelaskannya padaku atau apakah aku yang selalu menentang jawaban dari waktu.
Aku masih saja menantinya…masih menanti kabarnya yang lama tak pernah ku dengar lagi.
Maafkan aku sayang….
Maafkan….Apa yang harus kulakukan demi mendapat maaf mu???…
Aku sadari…Aku telah melukai perasaan mu…Aku tidak meminta kamu kembali hadir di hidupku..Hanya jangan pernah melupakan aku di hatimu…
Pastikan bahwa aku pernah berharga di hidupmu…pastikan aku pernah ada dalam cerita indahmu.
Dan maaf aku telah hadir dalam hidupmu…aku selalu sayang padamu…
Aku sadar tak selayaknya aku hadir diantara kalian….
Maafkan aku sayang….
Maafkan atas cinta yang terlarang ini….
Pesan Penulis: Jauhi cinta yang berlebih dan cinta yang dilarang
Sebab itu adalah azab bagi jiwa dan penyakit bagi hati.
Sibukkanlah diri kita dengan ketaatan kepadaNYA.

One thought on “I’m sorry my love

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s