~: Aku merasa…

~: Aku merasa…
~: Hancur aku semalam pujaanku
Menangisi jaring waktu
Aku merasa bukan manusia,
dan tak berguna
Mungkin semalam hari naasku
Aku rasa dunia menjebakku,
aku terperangkap
tak bisa mengelak
Belum lagi aku kehilangan
Kehilangan banyak atau sebagian
Seperti ditinggalkan seorang teman
Aku tak punya apa-apa
Tapi melihatmu pujaanku,
sedikit menghibur hatiku
Tak kurasakan lagi kepedihan ini
Aku pasrah untuk mati
Kau sungguh indah pujaanku,
dengan baju pengantinmu
yang berwarna hitam kelam
Kesukaanku padamu tambah dalam
Aku merasa kau bersamaku
turut berduka dengan kehancuranku
Meski kau tak tahu perasaanku
Meski kau tak tahu aku merindu
Aku selalu rindu pujaanku,
kau memanggil namaku
Maka aku akan duduk disampingmu
menciumi baumu
Lalu kita akan bercerita
tentang masalah-masalah kita,
dan mengapa kita berdua
tak bisa bersama
Sejenak terlupakan semua beban
Sejenak terabaikan sang waktu
Hanya ada wajah dan suaramu
dalam pandangan mataku
Maka aku akan jatuh
kedalam semangat melambung jauh
Kalau kau tahu, aku jadi bisa
Aku hancurkan dunia
Hancur aku semalam pujaanku
dihabisi sang waktu,
dan bangkit setelah terjatuh
setelah bertemu denganmu
Kiriman Dari: Avril
~: avril.iyan@yahoo.com
Category: puisi cinta,
: Dont forget add to bookmark and share this: www.ae.nu.mu

Visitor Ip: 202.3.213.130

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s